Kamis, 21 Mei 2015

Sekilas Tentang Pandangan Hidup.

Sebelumnya , saya mohon maaf bagi yang sengaja ataupun tidak sengaja telah membaca tulisan ini bila kurang sepaham dengan apa yang dimaksudkan. 

karena saya tahu, pada dasarnya.. pandangan setiap orang saya yakin kan itu berbeda-beda. khususnya disini, saya hanya bercerita tentang saya. dan tentang kata yang selama ini tidak diungkapkan.. saya hanya akan bercerita apa yang mau saya ceritakan dan tulis apa yang saya ingin kisah kan.. 

kita semua tahu, bahwa setiap manusia mempunyai keinginan yang selama ini mungkin saja terus dipendam nya. entah itu tentang sebuah hal yang harus dicapai. entah tentang sebuah rasa yang harus dibalas. atau tentang sesuatu yang harus diketahui.

pola pandangan hidup tentu akan berpengaruh besar terhadap tujuan kita dimasa yang akan datang, termasuk saya. punya pandangan yang berbeda tentang hidup dari sebagian besar orang yang seumur dengan saya dan lingkungan saya.

saya pernah mengalami peristiwa, yang bahkan sampai saat ini masih terngiang dalam memori otak saya.

saya dipermalukan. ya. dipermalukan dengan begitu hebatnya oleh segelintir orang yang sedikit lebih tua, dan sedikit lebih tidak mempunyai tingkah laku yang tidak bagus tepat nya, saat setiap orang mengalami hal kekerasan antara senior junior sewaktu sekolah menengah pertama, nah. saya adalah salah seorang yang pernah mengalaminya. tragis. kejadian itu seketika merubah pola fikir saya menjadi "oh.. begitu cara mereka memperlakukan orang lain..". mungkin sebagian pernah mengalami dalam posisi saya, baik mengalami sebagai yang membully atau yang dibully.

sudahlah, bukan itu tujuan saya menulis. dan pada dasarnya.. didetik itu saya diberi kekuatan lebih oleh Tuhan, diberi cara berfikir lebih maju kedepan dan mundur kebelakang #okeitubecanda. nah, pada saat itu lah sejak masih disebut belia saya sudah berfikir lebih jauh dari anak seusia saya. 
sampai detik ini, saya berfikir, mempola, merancang, medesain hidup saya sedemikian rupa. 
Beruntungnya, Tuhan mengkehendaki semua, se-mua-nya.. :)
walau penuh liku, penuh tangis, penuh drama penuh emosi dan penuh kekecewaan. saya merasa berada dititik dimana saya dulu pernah merancang seperti ini. dimana saya berdoa kepada Tuhan, tuhan. saya ingin mereka yang pernah merobohkan saya tau, bahwa saya lebih dari mereka. lebih tentang apapun.

dan untuk saat ini, saya sudah merasa cukup baik dlm segala hal, karena ukuran kebahagiaan dan berkecukupan bukan standar yang orang nilai. tapi tentang yang saya rasakan.

seriously, I'm Lucky Girl.... :')


Alham.. du..lillah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar